Sarana Agri

– More Than Agriculture Solution –

Potassium Nitrat

Tinggalkan komentar

potasium nitrat

Hara Makro Penting Maksimalkan Produksi Bunga dan Buah

switch to english version

Anda mungkin pernah mendengan Potassium? Iya, unsur yang satu ini biasanya dinyatakan dengan lambang K, atau Kalium, bahasa latin untuk Potassium. Kata Potash biasanya mengacu pada Potassium klorida (KCl) yang anda sudah kenal sebagai unsur hara makro tanaman terpenting nomor 3. Dimana-mana jika anda membeli pupuk, maka Potassium Klorida akan ditulis sebagai K2O. Anda juga mengetahui pupuk yang biasa digunakan yaitu NPK, entah itu mutiara, phonska, pelangi, bulan, mahkota, atau banyak lagi merk lainnya yang beredar di pasaran sana. Anda dapat temukan unsur K di belakangnya. Jika ia tertulis NPK 20-10-10, maka kandungannya adalah 20% N (urea), 10% fosfat (P2O5), dan yang terakhir 10% K2O (Kalium). Untuk yang belum mengerti jangan lagi menjadi bingung ya.

defisiensi-k-tomat

defisiensi potasium pada tomat, warna tidak merata dan kusam

Ini bahasannya jadi kemana-mana, kita akan bahas Potassium atau Kalium (K) kali ini. Potasium diperlukan tanaman dalam aktivitas metabolisme dan fisiologis tanaman, antara lain :

  • Sebagai bahan baku pemasak makanan dalam proses fotosintesis,
  • Memproduksi, menghantarkan, dan menyimpan karbohidrat dan gula sebagai komponen makanan tumbuhan. Kekurangan gula pada tanaman akan mengurangi jumlah serapan Nitrogen (N) pada tanaman, yang berakibat pada tanaman kelihatan kuning, cepat menua, dan cadangan makanan tidak tersimpan dengan baik.
  • Membantu pembentukan dinding sel tanaman, proses ini juga dibantu dengan unsur mikro Kalsium (Ca), dan Boron (B).
  • Mengendalikan aktivitas sel terutama elastisitas stomata (mulut daun) pada tanaman. Aktifitas stomata penting untuk mencegah tanaman stress karena kekeringan, dengan kata lain, tanaman akan lebih tahan kekeringan.
  • Meningkatkan kemampuan tanaman untuk memerangi penyakit dan mengurangi kerusakan akibat serangan hama,
  • Potasium (K) meningkatkan warna dan rasa buah, dengan kata lain menguatkan cita rasa buah,
defisiensi potasium terlihat pada daun yang seperti akan mengering

defisiensi potasium terlihat pada daun yang seperti akan mengering

Defisiensi atau kekurangan Kalium (K) biasanya menyebabkan produksi tanaman menurun drastis, tapi tentunya hal itu tidak bisa dilihat pada awalnya. Nah, adapun gejala kekurangan unsur K pada tanaman dapat dilihat dari tanda-tanda sebagai berikut :

  • Penuaan atau kematian dini pada buah atau sayuran. Misalnya kekurangan K dapat menyebabkan daun atau sayuran layu lebih cepat pada musim kering atau panas,
  • Cita rasa buah-buahan yang kurang baik dari semestinya. Beberapa tanaman yang kehilangan rasa manis seperti jagung, kedelai dan beberapa varietas buah-buahan juga seringkali terindikasi kekurangan unsur Potassium (K),
  • Penyerbukan terjadi tidak sempurna, walaupun banyak faktor yang melandasinya, kekurangan K adalah salah satunya,

K merupakan nutrisi makro tanaman, setiap tanaman akan membutuhkan K dalam jumlah yang relatif besar untuk tumbuh maksimal. Beberapa tanaman bahkan tidak cukup mendapat asupan K hanya dari tanah atau hanya dengan aplikasi pupuk K2O yang kita kenal saja, tetapi juga perlu suplai K dari daun atau dengan penyemprotan. Beberapa tanaman yang memiliki daya respon tinggi atau memiliki kebutuhan tinggi terhadap Potassium (K) antara lain alfalfa, jeruk, kapas, squash, tebu, apel, padi, kentang, pisang, jagung, cabai, tembakau, kedelai, seledri, kacang-kacangan, anggur, tomat, nanas, palem-paleman, kentang, dan persik. Jika ingin hasil maksimal pada tanaman-tanaman ini, coba lengkapi pupuk Kalium anda dengan asupan K2O melalui daun. Masih ada lagi beberapa tanaman yang memerlukan unsur potassium (K) dalam jumlah besar dalam proses metabolismenya yang tidak kami sebutkan disini.

Salah satu produk yang menawarkan aplikasi K pada tanaman melalui daun dengan kandungan tinggi antara lain pupuk Potasium Nitrat. Pupuk ini mengandung Nitrogen nitrat (NO3) 13% dan 46% Potasium (K2O) dengan sistem aplikasi penyemprotan daun. Cukup tinggi ya kandungan K2O di dalamnyaPerlu diketahui bahwa Nitrogen dalam bentuk Nitrat sangat mudah larut dan dengan cepat diserap oleh tanaman, ia berfungsi mengganti kekurangan dan memperbaiki defisiensi unsur Nitrogen dengan cepat sehingga tanaman akan terlihat tumbuh normal kembali. Sedangkan unsur Potasiumnya efektif dalam mencegah bunga dan buah gugur sebelum waktunya. Selain itu pupuk Potasium Nitrat juga dapat mengoptimalkan pembentukan dinding sel yang membantu mengatasi stress karena kekeringan, efek dari serangan hama, dan pertahanan dari serangan patogen tanaman (jamur, bakteri). Takaran penggunaan cukup gunakan 20 gram pupuk Potasium Nitrat untuk 1 liter dan semprotkan ke seluruh bagian tanaman dengan pengembunan. Dengan pupuk Potasium Nitrat stimulasi proses pembungaan akan berjalan baik, serta cita rasa tanaman akan terjaga.

unduh dosis dan aplikasi potasium nitrat disini>>>

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s