Sarana Agri

– More Than Agriculture Solution –

Budidaya Kangkung

1 Komentar

Latin: Ipomoea reptans

Inggris: Kangkong

Cultivar: Bika, Bisi, Kencana, Bangkok LP1

Bibit kangkung harus sesuai dengan lahan, kangkung air tidak cocok ditanam di darat, begitu juga sebaliknya. Bibit diambil dari kangkung muda dengan batang besar, tua, daun besar dan ditanam dengan stek batang. Sedangkan benih diambil dari tanaman tua, kering, serta berkualitas baik.

Pengolahan Tanah

Tiga minggu sebelum penanaman tanah diolah dan dicampur pupuk kandang atau organic 10 ton per hektar, diberi air dengan ketinggian 5 cm dan diberi urea 1 kwintal per hektar. Setelah itu dibuat bedengan dengan lebar 0,8-1,2 meter, panjang 3-5 meter dan kedalaman 15-20 cm serta jarak antar bedeng 50 cm atau tergantung ketersediaan lahan.

Persemaian

Jarak lubang tanam semai adalah 20×20 cm sedalam 5 cm, dan untuk penanaman benih disebar dalam baris berjarak 15×5 cm. Benih sebaiknya ditanam pada sore hari.

Pemeliharaan

Penyiraman diperlukan secara teratur bagi kangkung darat yaitu 2 kali sehari pada pagi dan sore hari terutama pada musim kemarau. Penyiangan gulma dilakukan setiap 2 minggu, selain itu dapat juga dilakukan penjarangan dan penyulaman tanaman yang kurang baik.

Pemupukan

Pemupukan dengan penaburan harus diperhatikan agar tidak mengenai daun kangkung karena dapat mengakibatkan layu atau mati. Rekomendasi pupuk untuk kangkung menurut Maynard and Hoomuth (1999) adalah sebagai berikut:

Umur

Urea

SP36

ZA

KCl

Kg/hektar/musim tanam

Sebelum Tanam

187

311

112

3 minggu setelah tanam

187

112

Hama dan Penyakit Tanaman

Hama yang sering menyerang kangkung adalah belalang dan ulat yang dapat diatasi dengan penyemprotan insektisida sidacis 25 EC ataupun matador 25 EC dengan dosis 2 ml/l. Sedangkan peyakit yang lazim menyerang adalah karat putih yang dapat diatasi dengan penyemprotan Dithane M-45.

Panen

Panen dilakukan sore hari dengan ciri batang besar dan berdaun lebar. Panen pertama dapat dilakukan pada hari ke-12 dengan panjang batang kira-kira 20-25 cm atau ketika berumur 27 hari. Cara pemanenan dapat dengan menggunakan pemotong dengan memangkas batang dan menyisakan sekitar 2-5 cm batang di atas permukaan tanah. Selain itu panen dapat juga dilakukan dengan mencabutnya sampai akar.

One thought on “Budidaya Kangkung

  1. thanks atas pencerahannya, saya lagi mencoba menanam kangkung dari sisa akar dan batang dari pedagang sayur, saya coba tumbuhkan tunas2 nya dulu dgn merendam air bernutrisi baru nanti saya tanam di pinggir jalan deket rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s