Buncis Perkasa

  Harga Net:

Kemasan 500 gr : Rp 50.000,-

Kemasan small pack : Rp 10.000,-

Type:

  • rekomendasi tumbuh dataran rendah – tinggi
  • bobot buah 7 – 10 gram
  • potensi hasil 9-10 ton per hektar
  • umur panen 49 hari setelah tanam

Kemasan: small dan 500 gram

Minimum order: 10 pack

produsen: Panah Merah

Stock: ready stock

pesan sekarang >>>

lihat ongkos kirim >>>

Budidaya Buncis

Latin: Phaseolus vulgaris

Inggris: French Beans

Cultivar: Lebat, Perkasa

Penyiapan Lahan

Lahan dibuka dengan pembersihan secaa manual dengan pencabutan gulma atau menggunakan herbisida. Kemudian tanah dicangkul sedalam 20-30 cm dan dibuatkan bedengan dengan panjang 5×1 meter dan tinggu 30 cm dengan jarak antar bedengan 40-50 cm.

Setelah tanah siap maka dilakukan pengapuran 2-3 minggu sebelum penanaman.

Penanaman                  

Jarak tanam adalah 20×50 cm atau 20×40 cm tergantung ketersediaan air dan unsur hara serta cahaya matahari. Pembuatan lubang tanam dilakukan dengan penugalan dengan kedalaman 4-6 cm untuk tanah gembur dan 2-4 cm untuk tanah liat, kemudian tiap lubang diisi 2-3 butir benih.

Pemeliharaan

Penyulaman tanaman yang mati atau yang kurang baik dilakukan pada 10 hari setelah tanam, sedangkan pemangkasan dilakukan setelah tanaman berumur 2 dan 5 minggu setelah tanam sebatas pembentukan sulur.

Pengairan dilakukan pada musim kemarau pada umur 1-15 hari setelah tanam dan dilakukan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore, jika penanaman dilakukan pada musim peghujan maka yang perlu diperhatikan hanya pembuangannya saja.

Pemberian ajir atau tongkat sulur dilakukan pada saat tanaman berusia 20 hari dengan panjang 2 m dan lebar 4 m dipasang secara berhadapan dan diikat menjadi satu pada bagian ujungnya.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada umur 14-21 hari setelah tanam, dengan perkiraan dosis seperti pada table berikut:

Umur

Urea

SP36

ZA

KCl

Kg/hektar/musim tanam

Sebelum Tanam

62

250

90

2 minggu setelah tanam

62

45

4 minggu setelah tanam

62

45

Panen

Panen dilakukan pada saat tanaman berusia 60 hari dan polong memperlihatkan cirri-ciri: warna poling agak muda dan suram, permukaan kulit agak kasar, biji dan polong belum menonjol dan polong akan mengeluarkan bunyi letupan jika dipatahkan.

Pemanenan dilakukan bertahap yaitu setiap 2-3 hari sekali dan dihentikan pada saat tanaman berumur 80 hari atau sekitar 7 kali panen