Benlox 50WP

GambarPelindung Tanaman Sejak Dini dari Pathogen Tanah

Pernah suatu kali seorang petani bertanya kepada saya, “gimana pak, saya nanem bawang, tapi dalam kondisi hujan, ga bisa subur pak, terus daunnya itu rusak-rusak, kuning, trus mati…obat apa yang manjur ya pak?”, dalam hati saya berfikir pasti bercak ungu atau antraknosa neh, obat apa gerangan yang akan saya berikan,,asal ambil saja dari rak fungisida bertitel Benlox 50WP dengan bahan aktif benomyl, saya berpikir fungisida sistemik cukuplah agar anakan yang akan keluar ga kena infeksi bercak ungu lagi, ditambah dengan giberelin sintetik Gibgro 10SP sebagai pemacu tumbuhnya. Sim-salabim, beberapa minggu kemudian, tetangga si ibu tadi datang kembali dengan berita gembira, “cari Benlox pak, tetangga saya pake obat itu buat bawang hasilnya bagus, daunnya hijau dan tidak ada yang rusak”,,nah lo dalam hati saya berpikir, padahal gua juga asal comot aja tuh obat, ternyata manjur, jadilah sampe sekarang fungisida bernama Benlox 50WP tadi laris manis tanjung kimpur, benlox digempur, untungpun ngebanjur. Hingga sekarang Benlox 50WP laku terjual pada petani bawang terutama bawang daun tanpa ada keraguan.

Itulah sekelumit keberuntungan sebagai player pestisida yang tadinya menjual fungisida ini untuk layu fusarium, tetapi ternyata ampuh juga untuk penyakit bercak ungu pada bawang, bahkan baru-baru ini penyakit blas dan kresek pada padipun turut diatasi oleh fungisida golongan benzimidazole ini.

Benomyl sebagai bahan aktif pertama kali dilaporkan sebagai fungisida atau racun jamur pada tahun 1968 dan diperkenalkan ke pasaran pada tahun 1971 oleh perusahaan paman Sam DuPont dengan nama dagang Benlate. Fungisida ini bekerja secara sistemik, melawan infeksi jamur baik bagi tanaman pangan, buah-buahan, kacang-kacangan, tanaman hias, maupun tanaman keras. Benomyl diformulasikan dalam bentuk tepung maupun granul, bahkan di Negara Janisari dan Ibnu Sina, Turki, benomyl digunakan terutama untuk mengendalikan penyakit blas pada padi yang disebabkan oleh Pyriculae oryzae. Anda boleh mencoba efektivitasnya pada tanaman padi dengan aplikasi pada awal masa tanam atau dengan perendaman benih. Perlu diketahui bahwa perlakuan fungisida dengan perendaman benih akan lebih banyak terkonsentrasi pada perkembangan dan perlindungan akar, strategis sekali untuk pertahanan terhadap pathogen tanah bukan??

Sebagai fungisida sistemik, benomyl akan masuk ke dalam pori-pori daun dan diserap hingga ke dalam sel tanaman. Metabolit utama benomyl adalah agen anti fungal yang disebut karbendazim, ia akan melindung secara preventif dinding-dinding sel tanaman dari infeksi jamur. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aplikasi benomyl terhadap tanaman dapat mengatasi penyakit layu fusarium dan beberapa infeksi jamur lainnya. Menurut Chanon dan Thomson (1973) penyakit layu fusarium pada tanaman tomat dapat dikendalikan dengan benomyl melalui aplikasi kocor di sekitar perakaran. Beberapa varian Pseudomonas pada famili solanaceae juga dapat dikendalikan dengan aplikasi benomyl, terutama dengan kocor akar dan perendaman benih. Beberapa mikroorganisme tanah juga dilaporkan akan memiliki efek antagonis terhadap pseudomonas dan ralstonia penyebab penyakit layu pada tanaman (El-Abyad et al., 1996).

Berikut ini adalah penggunaan terdaftar untuk fungisida Benlox 50WP berdasarkan official website dari PT.DGW;

Kacang tanah
Penyakit bercak daun :
Cercospora arachidicola (0,5 – 1 g/l)
Cercospora personata (0,25 – 0,5 g/l)

Apel
Penyakit embun tepung : Podosphaera leucotricha (1,5 – 2,25 g/l)

Bawang merah
Penyakit antraknosa : Colletotrichum circinans (1,5 – 2,25 g/l)

Cabai
Penyakit bercak daun : Cercospora capsici (1,5 – 2,25 g/l)

Semangka
Penyakit antraknosa : Colletotrichum lagenarium (2 – 3 g/l)

Karet
Penyakit bidang sadap : Ceratocystis fimbriata (1 – 1,5 g/l)

Padi
Penyakit blast : Pyricularia oryzae (2 g/l)
Hawar daun : Xanthomonas oryzae (2 g/l)

Kubis
Busuk hitam: Xanthomonas campestris (2 g/l)
penyakit rebah semai : Pythium spp. (2 g/l)

Cabai
Fusarium: Fusarium oxysporum (2 g/l)
penyakit rebah semai : Pythium spp. (2 g/l)

Pembibitan Kelapa Sawit
Bercak daun: Curcularia maculans (4 g/l)

Tomat
penyakit rebah semai : Pythium spp. (2 g/l)

Tembakau
Penyakit embun tepung : Oidium tabaci (2 g/l)

Nah, cukup banyak ternyata penyakit yang bisa dikendalikan oleh fungisida berbahan aktif benomyl ini. Benlox 50WP juga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mengendalikan penyakit yang berasal dari tanah (soilborne disease) seperti jamur putih tomat, akar gada lobak, hawar daun cabai, busuk daun kubis, rebah semai, layu fusarium, dan lain-lain. Pesan sekarang juga Benlox 50WP sebelum terlambat, perlakuan pada tanaman sejak dini atau dari semaian akan memberikan perlindungan lebih baik setelah tanaman dewasa. Kami menyediakan Benlox 50WP dalam kemasan 250gram.@ry

tomato bacterial wilt

 potato ralstonia antraknosa bawang  cabbage_white_mold  

 layu bakteri

 busuk kentang

 antraknosa

 busuk kubis

 

Sevin 85SP

ImageAmpuh Kendalikan Hingga 140 Jenis Serangga

Sevin sudah sangat umum digunakan baik pada tanaman sayuran, perkebunan, taman, bahkan tanaman keras sekalipun. Bahan aktif karbaril telah popular sejak tahun 1956 sebagai insektisida berspektrum luas yang dapat mengendalikan hampir 140 jenis serangga maupun kutu-kutuan. Sevin juga efektif digunakan sebagai moluksisida dalam mengendalikan hama siput dan keong. Bahan aktifnya karbaril adalah salah satu yang tertua sejak diperkenalkan secara komersial diantara bahan lain dalam kelas karbamat. Banyak produk yang terdaftar menggunakan bahan aktif karbaril, tetapi manufaktur utamanya adalah Bayer Cropscience. Sevin dijual dalam bentuk tepung, granul, maupun cairan konsentrat. Sevin termasuk pestisida yang memiliki tingkat toksisitas moderat terhadap mamalia, tetapi tinggi terhadap lebah dan serangga menguntungkan lainnya.

Sevin yang berbahan aktif karbaril membunuh serangga dengan mengganggu fungsi normal system saraf. Impuls saraf ditransmisikan dari satu saraf ke saraf lainnya melalui senyawa kimia yang disebut acethylcholine. Pada kondisi normal, enzim yang disebut acetylcholinesterase menghancurkan acetylcholine agar impuls saraf lainnya dapat ditransmisikan. Karbaril akan menghentikan fungsi dari enzim acetylcholinesterase ini, dengan demikian tidak ada lagi yang menghancurkan acetylcholine, hal ini dapat menimbulkan kejang, kebingungan, kelumpuhan, dan pada akhirnya kematian pada serangga.

Beberapa hama yang dapat dikendalikan oleh sevin adalah belalang, ulat grayak, perusak daun, penggerek buah, penggerek batang, penggerek pucuk, ulat api, kutu-kutuan, penggulung daun, dan penghisap buah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan sevin adalah :

  1. Gunakan peralatan standar pestisida sebelum aplikasi,
  2. Gunakan dosis yang cukup untuk mendapatkan hasil maksimal,
  3. Gunakan dosis rendah untuk tanaman muda, dan dosis dapat ditambah untuk tanaman dewasa sesuai dengan kebutuhan,
  4. Gunakan pergiliran pemakaian sevin dengan insektisida lain untuk mencegah resistensi hama.

Untuk kebutuhan pengendalian hama anda kami menyediakan sevin dalam kemasan 100gram dengan harga Rp 20.000, dan kemasan 500gram dengan harga Rp 90.000,-.

Pesan sekarang >>>

Gibgro 10SP

gibgro_2

gibgro_1

Hormon Sintetik yang Punya Kelas

Perkecambahan tanaman dimulai dari kontak benih dengan air yang memacu terjadinya proses sintesa protein, kemudian sel-sel protein menjadi tidak aktif setelah kecambah beranjak dewasa. Metabolisme perkecambahan tadi mengaktifkan kerja hormon dan enzim tertentu untuk mencerna bahan makanan yang terdapat dalam persediaan, lalu mengarahkannya kepada titik perkecambahan.

Beberapa hormon yang bekerja pada masa perkecambahan adalah Auksin yang berfungsi mengendalikan formasi perakaran dan pertumbuhan, giberelin yang bertugas mengatur sintesa protein dan percabangan, Sitokonin berfungsi mengendalikan pemisahan organ-organ tanaman dan etilen turut berperan mengendalikan tahapan metabolisme pada beberapa tanaman.

Asam giberelat dapat dikategorikan satu kelompok dengan hormon tanaman giberelin, hasil penemuan menunjukkan bahwa ia merupakan hasil sampingan dari proses metabolisme jamur Gibberella fujikuroi. Karena merupakan bahan penting yang dapat mengendalikan proses pertumbuhan dan mendukung aktifitas kerja hormon lainnya, asam giberelat sintetik diproduksi dan dijual secara komersial di pasaran, salah satunya dengan nama dagang Gibgro 10SP.

Beberapa manfaat dari asam giberelat adalah:

  • Meningkatkan produksi buah ketika proses penyerbukan terjadi tidak sempurna. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi asam giberelat dapat meningkatkan hasil produksi total tomat greenhouse.
  • Aplikasi asam giberelat dapat memaksa penyerbukan dengan tanaman lain yang masih terkait dalam satuspesies meskipun tidak dalam satu klon. Misalnya penyerbukan tanaman jagung dengan beberapa kultivar yang berbedadalam satu lahan,
  • Asam giberelat dengan konsentrasi tinggi dapat membantu perkecambahan pada iklim yang ekstrim pada saat terjadi dormansi,
  • Aplikasi pada tempat keluar calon-calon pucuk tanaman keras dengan pengolesan dapat memacu pertumbuhan tinggi tanaman secara konstan, Pohon yang diberi perlakuan asam giberelat akan tumbuh lebih tinggi daripada yang tidak diberikan perlakuan
  • Mempercepat proses pembungaan, perlakuan dapat diulangi beberapa kali pada tanaman muda,
  • Mempercepat masa panen pada sayuran daun (sawi, bayam, kangkung, brokolidan lain-lain), aplikasi dilakukan dengan perendaman benih dan penyemprotan pada masa pertumbuhan, penyemprotan cukup dilakukan satu kali,
  • Asam giberelat dapat memperkokoh formasi perakaran tanaman.

gibgro treated_1gibgro treated_2

Gibgro 10SP adalah asam giberelat produksi komersial PT.Nufarm dengan anjuran penggunaan pada padi dan jagung. Walaupun demikian, zat pengatur tumbuh ini dapat digunakan untuk semua tanaman bahkan dianjurkan untuk tanaman keras sekalipun. Gibgro 10SP dapat mengatur aktivitas pertumbuhan tanaman dengan meniru sistem kerja hormon giberelin, aman digunakan pada semua umur tanaman. Gibgro 10SP dapat diaplikasikan sesuai keinginan petani, ingin tanaman sehat?tinggi?cepatberbunga?meningkatkan daya tahan tanaman pada suhu ekstrim?meningkatkan produksi buah?meningkatkan produksi bulir padi dan jagung?mempersingkat waktu panen sayuran daun?anda patut mencoba hormon sintetik yang satu ini, murah kok, cuma goceng untuk satu tangki. pesan sekarang >>>

Ethrel 480 SL

ethrel picz

Jagoan Bayer Memasakkan Buah

Ethrel 480 SL adalah zat pengatur tumbuh tanaman berbahan aktif etefon yang digunakan untuk memberi warna, mempercepat pemasakan dan menguatkan tekstur buah-buahan hasil panen. Ethrel 480 SL biasa digunakan untuk tanaman tomat, apel, karet, kopi, kedelai, nanas, padi, pisang, cabai, tembakau dan tanaman-tanaman panen lainnya.

Cara kerja etefon bersifat sistemik, ia akan masuk ke dalam jaringan tanaman kemudian mengaktifkan metabolisme tanaman dalam fungsi pemasakan buah, perataan warna atau merangsang produksi lateks pada karet. Ethrel 480 SL juga dapat mempersingkat fase pertumbuhan vegetatif tanaman dan memacu proses pembuangaan agar seragam.

Beberapa kegunaan ethrel pada tanaman antara lain:

-          Mencerahkan dan memberi warna pada buah-buahan tanaman seperti cabai, tomat dan nanas,

-          Mempercepat pemasakan dan penyeragaman warna buah,

-          Memperkuat tekstur buah yang matang agar mudah dipanen dan mengurangi risiko kerusakan buah,

-          Meningkatkan daya simpan hasil panen komoditi yang akan digunakan untuk pengolahan.

Tabel berikut ini adalah manfaat ethrel 480 SL spesifik untuk beberapa komoditi tanaman panen:

TANAMAN

KEGUNAAN

CARA DAN KONSENTRASI

Apel

Memerahkan, memperbaiki rasa dan aroma serta mempercepat masaknya buah

1 ml/liter

(penyemprotan volume tinggi)

Kedelai

Memperbaiki kesuburan (fertilitas)

0,4 – 0,8 ml/liter

(penyemprotan volume tinggi)

Kopi

Mempercepat masaknya buah

0,5 – 0,75 ml/liter

(penyemprotan volume tinggi)

Nanas

Merangsang pembungaan

0,5 – 1 ml/liter

(penyemprotan volume tinggi)

Padi

Meningkatkan hasil gabah kering

0,5 – 1 ml/liter

(penyemprotan volume tinggi)

Pisang

Memperbaiki rasa dan aroma serta mempercepat pemasakan buah

0,5 – 1 ml/liter

(pencelupan)

Tembakau

Mempercepat masaknya daun

4 – 6 ml/liter

(penyemprotan volume tinggi)

Dampak lain dari penggunaan ethrel 480 SL adalah dapat mengurangi bobot buah pada saat pemanenan tetapi tetap tidak mengurangi karakteristik hasil panen. Pada tanaman jagung manis hibrida, zat pengatur tumbuh etefon efektif dalam mengurangi tinggi tanaman, meningkatkan efisiensi pertumbuhan daun, dan meningkatkan jumlah bulir.

Beberapa percobaan menunjukkan bahwa aplikasi ethrel 480 SL pada tanaman cabai dan tomat yang telah berwarna kemerahan atau kecoklatan 5% hingga 30% akan menyeragamkan warna dan membantu proses pemasakan buah lebih cepat. Persentase tersebut cukup mewakili tingkat kematangan buah cabai dan tomat yang siap untuk dipanen walaupun warna belum seragam dengan bantuan penyemprotan ethrel 480 menggunakan konsentrasi 0,5 ml/liter air. Aplikasi pada suhu rendah dapat menyebabkan proses penyeragaman warna berjalan lambat sehingga akan memperpanjang periode antara perlakuan dan panen, dengan kata lain waktu panen akan sedikit lebih lama daripada aplikasi pada suhu panas.

“Tapi pak, kalo cabai yang belum matang sudah merah dan dipanen tentunya rasanya kan tidak pedas pak, pembeli kita akan kecewa donk,” komentar salah satu petani, jawabannya simple dan sederhana, ethrel 480 SL membantu proses metabolisme tanaman dalam pemasakan buah, ia tidak memasakkan buah yang memang belum masak dan masih hijau.

Dithane M-45

dithane-m45-20gFungisida Anti Busuk yang Enteng di Kantong

Dithane M-45, ya, kita mungkin sudah sangat akrab dengan fungisida alias pembunuh jamur pada tanaman ini, tapi apa keunggulannya, terbuat dari apa, dan apakah dampak aplikasinya bagi manusia dan lingkungan??Mari kita simak sejenak.

Dithane M-45 merupakan fungisida berbentuk tepung yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit yang berasal dari jamur (fungal borne disease) berspektrum luas pada pertanian, hortikultura, florikultur, dan tanaman pangan.  Bersifat biodegradable dan tidak terakumulasi dalam jumlah besar pada lingkungan.

Bahan aktif dalam dithane M-45 adalah mankozeb, yang merupakan sub kelas dari pestisida karbamat yang disebut ditiokarbamat. Cara kerjanya sama dengan insektisida karbamat seperti beberapa merk yang kita kenal yaitu mipcinta 50 WP, sevin 85 SP, dan lannate® 25 WP, perbedaannya terletak pada fungsinya yang mempengaruhi sistem saraf metabolit utama yaitu karbon disulfide.

Dithane M-45 termasuk fungisida kontak yang berfungsi melindungi tanaman dari serangan jamur lebih lanjut. Ia membentuk lapisan tipis pada permukaan tanaman dan secara perlahan mengeluarkan senyawa tertentu yang mengganggu aktivitas pernafasan jamur. Dithane M-45 mencegah pembentukan spora pada jamur sehingga tidak dapat menyebar.

Beberapa penyakit jamur yang dapat dikendalikan oleh dithane M-45 diantaranya adalah busuk daun, bercak daun, busuk buah, cacar daun , gugur daun, bercak ungu, mopog, karat daun, dan busuk batang.

Penyakit busuk Phytophthora yang disebabkan oleh jamur Phytophthora capsici (busuk batang) dan Phytoptora infestans (busuk daun) telah banyak menyebabkan kerugian ekonomi para petani cabai, tomat dan kentang. Penyebaran penyakit ini sangat cepat pada musim hujan yang sedang kita alami sekarang ini. Patogen ini menyebar cepat melalui tanah dan air, atau melalui percikan tanah. Pengalaman kami menunjukkan bahwa penyakit ini hanya dapat diatasi dengan penerapan manajemen pertanian yang baik dan modern, rotasi tanaman, dan pemakaian fungisida yang teratur, Dithane M-45 bisa menjadi alternatif fungisida yang anda pilih untuk mengatasi penyakit-penyakit ini.

Nah banyak bukan manfaatnya. Aplikasi yang dianjurkan pada stadia penyakit lanjut adalah 3 hari sekali dengan penyemprotan dosis tinggi pada saat serangan terlihat. Dosis akan berbeda pada setiap jenis tanaman, baca aturan pakai dengan benar.

Dithane M-45 tersedia dalam kemasan 200 gram dan 500 gram.

Beli sekarang >>>

Berikut ini adalah interval terbaik penggunaan dithane M-45 pada beberapa jenis tanaman:

Tomat, kentang, dan sayuran 3 hari
Tanaman pangan 7 hari
Jeruk 14 hari
Anggur 28 hari

Dithane M-45 80 WP

Produsen PT. Dow Agro Science
Bahan Aktif Mankozeb 80%
>>> lihat produk kami

Regent 50g/l

regent

Semua Bisa dengan Regent® 50g/l

Regent® merupakan insektisida berbahan aktif fipronil yang merupakan famili yang dari golongan kimia phenilpyrazol, berbeda dengan insektisida di pasaran yang sebagian berasal dari keluarga senyawa piretroid sintetik, organofosfat, neonikitinoid, dan karbamat. Sistem kerja Regent® sangat unik, ia berfungsi kontak dan sistemik, yaitu memblokir jalannya ion klorida yang membawa asam gama-amino-butirik (GABA) ke sistem saraf pusat serangga.

Pada tanaman padi, regent® telah terbukti efektif dalam mengendalikan hama wereng coklat, walang sangit, dan penggerek batang. Aplikasi dengan dosis 1 – 2 ml/lt cukup untuk membuat tampilan padi lebih hijau, tanaman terlihat tinggi dan kokoh, serta memberikan peningkatan hasil panen yang cukup baik. Regent® juga disarankan sebagai pengendali hama rayap tanah pada kelapa sawit dan karet, aplikasinya cukup dengan disiramkan pada permukaan tanah tempat rayap bersarang dengan dosis 2 – 2,5 ml/lt.

Selain sebagai pengendali hama, regent® 50g/l juga dapat diaplikasikan sebagai insektisida perendaman benih.Perendaman dengan larutan fungisida dapat dicampur dengan regent® 50g/l, karena berdasarkan beberapa penelitian, ia menyatu sempurna dengan bahan aktif lain. Di beberapa daerah, Regent® 50g/l seringkali dicampur dengan ikan mentah atau bahan makanan lain untuk mengendalikan semut pohon dan semut rang-rang, “Oleskan saja sedikit ke ikan mentah pak, trus gantung di pohon, satu aja semut yang bawa ke sarangnya, maka yang di dalam sarang akan mati semua, salam-salaman pun mereka akan mati, praktis dan tidak repot” tutur bapak Narimin petani sawo dan jeruk nipis berbagi pengalamannya menggunakan Regent® 50g/l.

Disamping itu, beberapa keunggulan Regent 50g/l antara lain:

  1. Mempunyai fungsi sebagai zat pengatur tumbuh; sehingga dapat meningkatkan potensi hasil panen terutama jagung maupun padi hingga 15%,
  2. Pengendali serangga berspektrum luas; dengan cara kerjanya yang unik, regent dapat mengendalikan berbagai macam serangga pengganggu tanaman,
  3. Penanganan yang relatif mudah; aplikasi menggunakan dosis yang relatif rendah,
  4. Dapat dicampur dengan pupuk, insektisida ataupun fungisida lain.

Dari paparan di atas, Regent® 50 g/l dapat menjadi pilihan anda untuk mengendalikan hama pada tanaman dengan spektrum yang luas, hati-hati dalam penggunaannya karena Regent® 50g/l termasuk ke dalam golongan insektisida dengan tingkat toksisitas intermediate/menengah dan merupakan bahan berbahaya. Di Perancis bahan aktif Fipronil merupakan salah satu penyebab turunnya populasi lebah dan serangga lainnya sehingga penggunaannya dibatasi. Produk lain yang juga terdaftar menggunakan bahan aktif fipronil adalah Balistic 50SC dari DGW dan Agenda 25EC dari bayer. Semua adalah pilihan anda untuk menggunakannya, tapi dengan regent® 50g/l, anda tidak perlu susah-susah memikirkan insektisida yang spesifik hama sasaran,,toh semua bisa dengan regent® 50g/l, tapi..gunakanlah jika sudah benar-benar perlu.@yos

Regent® 50g/l

Produsen PT. Basf
Bahan Aktif Fipronil 50 g/l
>>> lihat produk kami

Dupont Lannate 25 WP

lannate

Insektisida dengan Penetrasi Translaminar

Efektif atau tidaknya racun hama (insektisida) yang kita gunakan ditunjang oleh beberapa faktor seperti dosis dan waktu aplikasi, atau faktor alam seperti cuaca, angin, kelembaban, intensitas cahaya dan banyak lagi faktor lainnya. Beberapa hama juga terkenal sangat sulit untuk dikendalikan karena posisi mereka yang tersembunyi, beberapa hama dari golongan penghisap dikenal seringkali bersembunyi di bawah daun. “Gampang Pak, kalo gitu masalahnya, tinggal semprot saja dari atas dan dari bawah dengan cara memainkan nozzle tangki semprot kita,” celetuk salah seorang petani sewaktu kami melakukan beberapa demo. Tetapi jika lahan yang diperlakukan tersebut sangat luas, berapa waktu kita untuk membolak-balik nozzle semprot hingga bagian atas dan bawah daun sukses tersemprot??cape deeehh paakk..

Beberapa merk insektisida telah dibekali dengan kemampuan translaminar, salah satunya adalah DupontTM Lannate® 25 WP.  DupontTM Lannate® 25 WP merupakan insektisida sistemik racun kontak dan lambung dalam bentuk bubuk berwarna hijau. Tentunya insektisida berbahan aktif metomil 25% ini telah akrab di telinga anda dengan kemampuan mengendalikan hama pada beberapa tanaman sayuran seperti bawang merah, kacang hijau, kubis, kapas, tebu, teh, tembakau dan tomat.

Translaminar adalah kemampuan bahan aktif insektisida untuk melakukan penetrasi ke dalam kutikula daun hingga ke jaringan daun di bawahnya tempat dimana larva dan hama golongan penghisap berada. Dengan kemampuan ini insektisida dapat melakukan pengendalian hama hingga ke bawah daun yang tersembunyi dengan aplikasi penyemprotan hanya di atasnya saja. Gambar berikut akan menjelaskan ilustrasi tersebut.

untitled

Hasil penelitian teranyar dari Dupont pada ulat kubis (Plutela xylostela) menunjukkan pergerakan translaminar yang sangat baik pada daun tanaman kubis. Lannate® diaplikasikan pada permukaan daun atas, sehari setelah itu larva dari ulat kubis diletakkan di bagian bawah daun. Setelah 72 jam larva mati tanpa sempat memakan bagian-bagian daun. Penelitian ini menunjukkan bahwa pergerakan translaminar dapat menghemat dosis insektisida dan volume semprot, karena efek ini menunjukkan bahwa insektisida tidak akan terbawa angin ataupun tercuci oleh hujan.

Penelitian lain menunjukkan bahwa Lannate® sangat efektif dalam mengendalikan hama penghisap kutu hitam (Aphys gossypii) dan kutu daun (Myzus persicae). Aplikasi pada tanaman cabai dengan meletakkan 30 hama aphid di bawah 3 helai daun yang diberi perlakuan sehari setelah penyemprotan Lannate®. Setelah 72 jam terlihat bahwa dengan volume semprot yang rendah (konsentrasi tinggi) dapat menghasilkan penetrasi yang sempurna sehingga dapat mengendalikan hama aphid hingga 100 persen.

Aphis-gossypii

Aphis gossypii

thMyzus persicae

Dari kedua hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pergerakan translaminar insektisida pada daun dapat menjangkau dan mengendalikan hama yang bersembunyi di bawah permukaan daun. Lannate® merupakan salah satu insektisida yang memiliki kelebihan ini sehingga aplikasi pada tanaman tidak mudah terdegradasi oleh sinar ultraviolet ataupun tercuci hujan.

Produk tersedia dalam kemasan 100gram, Harga Rp.20.000,-

Beli sekarang >>>

Sumber:

du Pont den Nemours And Company.  2008.  Technical Information Update.  The Translaminar Movement of Dupont Lanate® And Vydate® Insecticides in Leaves.

Dupont Lannate 25 WP

Produsen PT. Dupont Indonesia
Bahan Aktif Metomil 25%
>>> lihat produk kami